Belajar SEO ON PAGE DAN SEO OFF PAGE

Belajar Seo Off Page dan SEO On Page-Belajar SEO OffPage dan SEO OnPage
Lama tidak update blog Anyail Bedeh Beih ini,Di bilang sibuk sebenarnya tidak sibuk sibuk amat sih,tapi entah mengapa memang lagi kesulitan mencari bahan buat di posting.
Tiap kali Online dan buka buka blog,selalu saja aku baca baca artikel mengenai Belajar SEO
Sobat Blogger Pasti sudah tidak asing lagi dengan namanya SEO kan?
Hari geni gak ngerti SEO kayaknya gak masuk akal deh! apa kata dunia... hehehe..
SEO (Search Engine Optimization) Sangat Perlu Di Pelajari Oleh Blogger,karna dengan Belajar SEO postingan blog bisa menduduki urutan pertama pada pencarian google atau berada di urutan 10 besar pada pencarian google.
Setidak tidaknya walaupun tidak bisa berada di urutan pertama di pencarian google ya...gak jauh jauh amat lah,bisa gitu itu sudah mendingan,dari pada berada di urutan 1000 di pencarian google!!
Dengan Belajar SEO Postingan Blog Bisa Berada Di Urutan Pertama Pada Pencarian Google Ataupun Pada Pencarian Mesin Pencari lainnya Seperti Bing,Yahoo,ask dan lain lain akan membuat blog kamu kebanjiran pengunjung.
Tiap Blogger pasti sangat mengidam idamkan blognya banyak pengunjung,begitupun Anyail Bedeh Beih juga sangat menginginkah blog ini banyak pengunjung dan banyak yang berkomentar,maka dari itu Anyail Bedeh Beih mulai belajar SEO dan akan sharing pengetahuan dengan sobat blogger semuanya.
Dalam Ilmu SEO,SEO di bagi dua,ada SEO ON PAGE ada SEO OFF PAGE
SEO ON PAGE adalah pengoptimalan seo dari dalam,seperti membuat postingan yang bagus,membuat meta tag,mengatur cara nulis artikel,membuat tebal tulisan dan lain lain itu termasuk dalam SEO ON PAGE
SEO OFF PAGE adalah pengoptimalan SEO dari luar situs kita,contohnya dengan mencari backlink,berkomentar di blog dofollow dan lain lain.
Mengenai SEO OFF PAGE sobat juga bisa membaca tips untuk blogger newbie  dan insya allah akan aku lanjutkan Pelajaran SEO ini di lain waktu,karna aku juga masih belajar jadi Anyail Bedeh Beih mengharap tambahan ilmunya juga pada sobat blogger yang membaca postingan ini.
Semoga Artikel Belajar SEO ON PAGE DAN SEO OFF PAGE ini bisa dimengerti dan bermanfaat amin.
read more

Backlink Gratis Sepuasnya

Assalamualaikum.wr.wb.
Selamat pagi semuanya..
mumpung masih pagi saya bagi bagi info buat sobat blogger yang membutuhkan backlink gratis tanpa batas.
backlink gratis tanpa batas ini benar benar gratis dan benar benar tanpa batas
caranya gampang,sobat klik saja 2 logo dibawah ini:
backlink gratis

dan dapatkan backlink gratis lainnya dengan mengklik logo dibawah ini:



agar halaman depan dan tiap postingan sobat dapat backlink silahkan kode yang disediakan ditaruh di halaman utama sobat dan ditaruh disetiap artikel sobat.
setelah itu jangan lupa klik ya...
nanti,kalau ada pengunjung blog sobat yang ikut ngeklik logo tersebut,maka sobat akan mendapat tambahan backlink,sobat juga boleh klik klik terus sepuas sobat,mulai dari postingan awal sampai postingan terbaru sobat.
nah...saya rasa sudah cukup ya sob.semoga manfaat.
read more

Pantun Madura 4

Setelah saya menulis pantun madura 3 saya akan melanjutkan dengan pantun madura 4,nah sekarang kita simak bersama sama pantun madura 4 yok!

ka sorbejeh melleh beddhe'
melleh sabon ka madinah
sokor padeh endek
makeh lakguk ekabiniah

artinya dalam bahasa indonesia adalah sebagai berikut:
ke surabaya membeli bedak
beli sabun kemadinah (toko madinah)
syukur syukur kalau sama sama suka
walaupun besok akan dijadikan istri
read more

Pantun Madura 3

wah..agak lama juga aku tidak mosting artikel nih.
gimana kabarnya sobat netter?
baik baik saja kan?
ya semoga begitu.
kemaren setelah aku buat beberapa pantun madura ternyata banyak juga yang menyukainya.
karna banyak yang menyukai aku berusaha untuk membuat lagi tapi sayangnya tidak kelar kelar.
secara tidak sengaja kemaren aku ketemu dengan teman lamaku yang suka banget dengan pantun madura
alhamdulillah,dari pertemuanku itu aku mendapatkan 2 pantun madura sebagai tambahan koleksi di blog anyail bedeh beih ini
namun sebelumnya aku minta maaf,karna pantunnya agak jorok dikit
pantunnya sebagai berikut:
celanah celleng kelambih celleng
ngalak sarong etdhien dhikah.
dhikah senneng guleh senneng
makeh setaon edhenta'ah

ngarek lalang kabatoh gennih
ekagebei ataen kandeng.
jek alang lang oreng abinih
kagebeye tambeneh palak cenggeng.

hehehe...resem rek pantun
nah..gimana sobat,apa sobat terhibur?
aku harap sobat terhibur dan puas walau buat kali ini tambahan pantunnya hanya 2 pantun saja.
insya allah nanti akan aku tambah lagi,semoga postingan pantun madura 3 ini bermanfaat.
read more

Probolinggo

Sebenarnya aku tidak banyak tahu tentang probolinggo,walaupun aku asli orang probolinggo,lahir di probolinggo dan besar di probolinggo.
cuma katanya sih...probolinggo itu diberi nama probolinggo karna dulu katanya raja minakjingga itu beristrahat diprobolinggo dari asal kata prabu dan lunggo.
lalu disatukan diberubah menjadi probolinggo.
benar tidaknya aku juga tidak tahu.
lain lagi menurut keterangan yang ada di wikipedia.
diwikipedia itu sudah benar apa tidak akupun tidak tahu.
probolinggo kalau menurut wikipedia sebagai berikut:

Kota Probolinggo, adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Terletak sekitar 100 km sebelah tenggara Kota Surabaya, Kota Probolinggo berbatasan dengan Selat Madura di sebelah utara, serta Kabupaten Probolinggo di sebelah timur, selatan, dan tengah. Kota ini juga terdapat pelabuhan perikanan yang cukup besar.

Etimologi

Probolinggo yang ada hubungannya dengan cerita kuno, yaitu jatuhnya sebuah benda bercahaya (meteor). Tempat jatuhnya benda tersebut oleh raja-raja dahulu dipilih sebagai tempat untuk mendapatkan perdamaian dan mengakhiri perselisihan.

Probo dalam bahasa Sanskerta berarti sinar, sedang Lingga berarti tanda, dalam hal ini tanda perdamaian. Dapat juga diartikan : asli atau sederhana (seperti perwujudan seluruh lambang yang sederhana).

Dengan lambang ini diharapkan jiwa nurani segenap penduduk Kota probolinggo selalu mendapat tuntunan cahaya terang sehingga alam pikiran dan perbuatannya selalu ditujukan pada usaha tercapainya masyarakat adil makmur, sesuai dengan cita-cita proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945.
sejarah

Pada zaman Pemerintahan Prabu Radjasanagara (Sri Nata Hayam Wuruk) raja Majapahit yang ke IV (1350-1389), Probolinggo dikenal dengan nama “Banger”, nama sungai yang mengalir di tengah daerah Banger ini. Banger merupakan pedukuhan kecil di bawah pemerintahan Akuwu di Sukodono. Nama Banger dikenal dari buku Negarakertagama yang ditulis oleh Pujangga Kerajaan Majapahit yang terkenal, yaitu Prapanca.

Sejalan dengan perkembangan politik kenegaraan/kekuasaan di zaman Kerajaan Majapahit, pemerintahan di Banger juga mengalami perubahan-perubahan/perkembangan seirama dengan perkembangan zaman. Semula merupakan pedukuhan kecil di muara kali Banger, kemudian berkembang manjadi Pakuwon yang dipimpin oleh seorang Akuwu, di bawah kekuasaan kerajaan Majapahit. Pada saat Bre Wirabumi (Minakjinggo), Raja Blambangan berkuasa, Banger yang merupakan perbatasan antara Majapahit dan Blambangan, dikuasai pula oleh Bre Wirabumi. Bahkan Banger menjadi kancah perang saudara antara Bre Wirabumi (Blambangan) dengan Prabu Wikramawardhana (Majapahit) yang dikenal dengan “Perang Paregreg”.

Pada masa Pemerintahan VOC, setelah kompeni dapat meredakan Mataram, dalam perjanjian yang dipaksakan kepada Sunan Pakubuwono II di Mataram, seluruh daerah di sebelah Timur Pasuruan (termasuk Banger) diserahkan kepada VOC pada tahun 1743. Untuk memimpin pemerintahan di Banger, pada tahun 1746 VOC mengengkat Kyai Djojolelono sebagai Bupati Pertama di Banger, dengan gelar Tumenggung. Kabupatennya terletak di Desa Kebonsari Kulon. Kyai Djojolelono adalah putera Kyai Boen Djolodrijo (Kiem Boen), Patih Pasuruan. Patihnya Bupati Pasuruan Tumenggung Wironagoro (Untung Suropati). Kompeni (VOC) terkenal dengan politik adu dombanya. Kyai Djojolelono dipengaruhi , diadu untuk menangkap/membunuh Panembahan Semeru, Patih Tengger, keturunan Untung Suropati yang turut memusuhi kompeni. Panembahan Semeru akhirnya terbunuh oleh Kyai Djojolelono. Setelah menyadari akan kekhilafannya, terpengaruh oleh politik adu domba kompeni, Kyai Djojolelono menyesali tindakannya. Kyai Djojolelono mewarisi darah ayahnya dalam menentang/melawan kompeni. Sebagai tanda sikap permusuhannya tersebut, Kyai Djojolelono kemudian menyingkir, meninggalkan istana dan jabatannya sebagai Bupati Banger pada tahun 1768, terus mengembara/lelono.

Sebagai pengganti Kyai Djojolelono, kompeni mengangkat Raden Tumenggung Djojonegoro, putra Raden Tumenggung Tjondronegoro, Bupati Surabaya ke 10 sebagai Bupati Banger kedua. Rumah kabupatennya dipindahkan ke Benteng Lama. Kompeni tetap kompeni, bukan kompeni kalau tidak adu domba. Karena politik adu domba kompeni, Kyai Djojolelono yang tetap memusuhi kompeni ditangkap oleh Tumenggung Djojonegoro. Setelah wafat, Kyai Djojolelono dimakamkan di pasarean “Sentono”, yang oleh masyarakat dianggap sebagai makam keramat.

Di bawah pimpinan Tumenggung Djojonegoro, daerah Banger tampak makin makmur, penduduk tambah banyak. Beliau juga mendirikan Masjid Jami’ (± Tahun 1770). Karena sangat disenangi masyarakat, beliau mendapat sebutan “Kanjeng Djimat”. Pada tahun 1770 nama Banger oleh Tumenggung Djojonegoro (Kanjeng Djimat) diubah menjadi “Probolinggo” (Probo : sinar, linggo : tugu, badan, tanda peringatan, tongkat). Probolinggo : sinar yang berbentuk tugu, gada, tongkat (mungkin yang dimaksud adalah meteor/bintang jatuh). Setelah wafat Kanjeng Djimat dimakamkan di pasarean belakang Masjid Jami’.

geografi

Letak Kota Probolinggo berada pada 7º 43’ 41” sampai dengan 7º 49’ 04” Lintang Selatan dan 113º 10’ sampai dengan 113º 15’ Bujur Timur dengan luas wilayah 56,667 Km². Disamping itu Kota Probolinggo merupakan daerah transit yang menghubungkan kota-kota (sebelah timur Kota) : Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Situbondo, Lumajang, dengan kota-kota (sebelah barat Kota) : Pasuruan, Malang, Surabaya.

Adapun batas wilayah administrasi Kota Probolinggo meliputi : 1. Sebelah Utara : Selat Madura 2. Sebelah Timur : Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo 3. Sebelah Selatan : Kecamatan Leces, Wonomerto, Sumberasih Kab. Probolinggo 4. Sebelah Barat : Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo Luas wilayah Kota Probolinggo tercatat sebesar 56.667 Km². Secara administrasi pemerintahan Kota Probolinggo terbagi dalam 3 (tiga) Kecamatan dan 29 Kelurahan yang terdiri dari Kecamatan Mayangan terdapat 11 Kelurahan, Kecamatan Kademangan terdapat 9 Kelurahan, dan Kecamatan Wonoasih terdapat 9 Kelurahan.

Kabupaten Probolinggo adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kabupaten ini dikelilingi oleh Gunung Semeru, Gunung Argopuro, dan Pegunungan Tengger.

Kabupaten Probolinggo mempunyai semboyan "Prasadja Ngesti Wibawa". Makna semboyan : Prasadja berarti : bersahaja, blaka, jujur, bares, dengan terus terang, Ngesti berarti : menginginkan, menciptakan, mempunyai tujuan, Wibawa berarti : mukti, luhur, mulia. "Prasadja Ngesti Wibawa" berarti : Dengan rasa tulus ikhlas (bersahaja, jujur, bares) menuju kemuliaan.

etimologi

Ketika seluruh Wilayah Nusantara dapat dipersatukan di bawah kekuasaan Majapahit tahun 1357 M (1279 Saka), Patih Gajah Mada telah dapat mewujudkan ikrarnya dalam Sumpah Palapa, menyambut keberhasilan ini, Raja Hayam Wuruk berkenan berpesiar keliling negara. Perjalanan muhibah ini terlaksana pada tahun 1359 M (1281 Saka).

Menyertai perjalanan bersejarah ini, Empu Prapanca seorang pujangga ahli sastra melukiskan dengan kata-kata, Sang Baginda Prabu Hayam Wuruk merasa suka cita dan kagum, menyaksikan panorama alam yang sangat mempesona di kawasan yang disinggahi ini. Masyarakatnya ramah,tempat peribadatannya anggun dan tenang, memberikan ketenteraman dan kedamaian serta mengesankan. Penyambutannya meriah aneka suguhan disajikan, membuat Baginda bersantap dengan lahap. Taman dan darma pasogatan yang elok permai menyebabkan Sang Prabu terlena dalam kesenangan dan menjadi kerasan.

Ketika rombongan tamu agung ini hendak melanjutkan perjalanan, Sang Prabu diliputi rasa sedih karena enggan untuk berpisah. Saat perpisahan diliputi rasa duka cita, bercampur bangga. Karena Sang Prabu Maha Raja junjungannya berkenan mengunjungi dan singgah berlama-lama di tempat ini. Sejak itu warga di sini menandai tempat ini dengan sebutan Prabu Linggih. Artinya tempat persinggahan Sang Prabu sebagai tamu Agung. Sebutan Prabu Linggih selanjutnya mengalami proses perubahan ucap hingga kemudian berubah menjadi Probo Linggo. Maka sebutan itu kini menjadi Probolinggo.sebagai warga probolinggo aku bangga,makanya aku posting artikel mengenai probolinggo.
dan semoga saja probolinggo tambah lama tambah bagus amin...
karna aku bangga dengan probolinggo makanya aku juga mengusahakan email gratis buat masyarakat probolinggo.
Bagi yang minat membuat email gratis probolinggo silahkan klik email probolinggo
read more